Model Teras Rumah Joglo Untuk Hunian Modern

Wednesday, February 8th 2017. | Rumah Minimalis, Teras depan

Gaya tradisional memang seolah tidak ada matinya. Gaya semacam ini seolah akan terus hidup dan tidak akan usang termakan trend.  Sementara gaya hunian modern akan terus berubah seiring perubahan trend, justru gaya klasik ini akan hadir memikat tak lekang oleh perjalanan waktu.

Salah satu gaya tradisional yang kerap dihadirkan dalam hunian masa kini adalah gaya rumah dengan model teras rumah joglo. Pada hunian asli tradisional jawa, model teras rumah joglo memang lazim digunakan, terutama untuk mereka yang berasal dari kalangan menengah ke atas, seperti kalangan pejabat atau kalangan berdarah biru dari kelompok bangsawan kerajaan.

Bahkan bangunan bergaya joglo masih bisa Anda temukan dalam bangunan keraton di sejumlah kerajaan Jawa yang masih eksis sampai sekarang keberadaannya. Beberapa rumah tradisional menggunakan joglo sepenuhnya sebagai area aula terbuka sedang sisanya memang menjadikannya sebagai ruang penerima tamu dan aktivitas terbuka sebagaimana teras pada umumnya.

Yang khas dari bangunan joglo adalah atapnya yang berundak landai dengan bentuk segi empat, dimana puncak dari atap akan dibuat lebih curam dari bagian tepi atap. Ini menyisakan atap yang lebih tinggi di tengah yang konon ditujukan untuk membantu menjaga suhu ruangan di bawahnya tetap nyaman. Tentu saja ini semacam kebajikan arsitektur klasik Jawa untuk menyikapi cuaca kawasan Jawa yang tropis.

Ciri khas lain adalah keberadaan tiang-tiang utama yang menjadi penyangga bangunan. Joglo pada dasarnya memang tidak berdinding, bentuknya lebih sebagai ruang terbuka yang ditutupi atap khas dengan lantai yang biasanya sengaja ditinggikan beberapa tangga dari tanah.

Untuk menyangga atap dibutuhkan beberapa tiang yang juga akan diukir di sisi dasar tiang. Biasanya dalam tradisi Jawa, tiang-tiang ini dinamakan dengan istilah sokoguru.  Soko guru  dalam falsafahnya merupakan penyangga sekaligus pemberi dasar yang bisa digambarkan sebagai filosofi penyangga kehidupan.

Dalam tradisinya, joglo ini biasa menjadi area penerima tamu untuk tamu publik. Terutama pada keluarga kalangan pejabat daerah di masa lalu yang mungkin sekali harus menerima tamu dari berbagai kalangan.

Namun selain sebagai area penerima tamu, joglo yang biasanya memang dibangun cukup luas ini diperuntukan sebagai area aktivitas publik. Kadang Anda bisa menemukan joglo dimanfaatkan sebagai lokasi latihan musik gamelan, latihan tari sampai lokasi para ibu-ibu berkumpul untuk mengerjakan batik.

Pada jenis joglo yang dipadukan dengan rumah privat, biasanya bangunan privat dibangun dengan desain rumah limasan yang dipasang menyambung dengan joglo atau terpisah dengan jarak relatif dekat dengan joglo.

Bagaimana mengimplementasikan model teras rumah joglo ini di rumah modern?

Konsep dasarnya adalah dengan menyederhanakan konsep klasik ini dalam desain yang lebih simpel tanpa meninggalkan sentuhan detilnya. Ukuran joglo juga biasanya dibangun lebih kecil untuk beradaptasi pada konsep hunian modern yang lazimnya dibangun pada lahan berukuran lebih terbatas dari hunian tradisional pada umumnya.

Untuk ukuran joglo, sebaiknya sesuaikan dengan kebutuhan ruang. Anda bisa membangun joglo kecil dengan daya tampung terbatas bila yag Anda butuhkan hanya sebuah teras sebagai area masuk rumah. Sedang bila yang Anda butuhkan memang sebuah ruang penerima tamu yang bersifat publik, mungkin teras joglo ini dibangun dalam ukuran lebih luas.

Anda bisa mengadaptasi soko guru joglo dengan ukuran yang lebih kecil demi menyelaraskan bentukan joglo dengan konsep modern yang biasanya cenderung lebih minimalis. Anda juga bisa menyederhanakan bangunan dengan membuat detil ukiran yang lebih sederhana dan mengurangi ukuran atap joglo yang pada struktur aslinya berukuran lebih besar.

Untuk menguatkan nuansa klasik jawa, Anda bisa tambahkan furniture yang memiliki nuansa khas klasik Jawa. Atau dengan menambahkan semacam bale-bale sebagai ganti set kursi teras. Tentu saja keputusan untuk menggunakan bale-bale atau set kursi akan bergantung pada peruntukan teras dan jenis tamu yang mungkin Anda terima di joglo Anda ini.

Sentuhan ornamen klasik seperti lampu khas ala Jawa yang bergantung, hiasan-hiasan ukiran yang dipasang berjajar pada tiang-tiang penyangga hingga lampu taman cantik dari ukiran batu yang elegan akan memberi nuansa teras semakin memikat. Untuk ukuran joglo kecil, sebaiknya pilih ornamen yang tidak terlalu besar dengan detil lebih sederhana.

Bila lahan terbuka di rumah Anda cukup terbatas, kadang ide menggunakan model teras rumah joglo akan memakan cukup banyak lahan. Hingga akhirnya tak banyak lagi ruang terbuka yang tersisa  untuk area hijau.

Anda bisa tambahkan sebuah area taman vertikal dengn tanaman rambat yang Anda tata bergantung pada atap joglo. Atau mengandalkan pagar joglo sebagai media rambat, sebagaimana beberapa joglo lazim pula ditambahkan pagar kayu pendek berukir sebagai ornamen tambahan. Ide lain adalah dengan menambahkan beberapa tanaman hijau pada tepi-tepi joglo. Ini akan membantu Anda menghadirkan nuansa hijau tanpa terlalu banyak memakan banyak tempat.

Bagaimana dengan ide menghadirkan adaptasi model teras rumah joglo pada hunian modern? Apa Anda tertarik mencobanya pada hunian Anda. Pastikan dulu kalau arsitektur dan interior dari hunian Anda selaras dengan kehadiran joglo modern ini.

(sumber gambar : id.pinterest.com)