Desain Teras Rumah Depan Untuk Pengembangan Rumah KPR

Sunday, January 1st 2017. | Rumah Minimalis, Teras depan

desain teras rumah depan gambarBila Anda membeli hunian baru pada perumahan KPR, maka kebanyakan Anda akan dihadapkan pada rumah dengan teras berukuran kecil yang hampir-hampir tidak bisa digunakan untuk banyak aktivitas. Dalam kebanyakan konsep rumah hunian KPR, desain teras rumah depan memang diperuntukan hanya sebagai area penerimaan tamu dan area masuk belaka.

Namun seiring dengan perkembangan zaman, mulai banyak orang menilai teras perlu dikembangkan hingga memiliki fungsi lebih luas. Terutama pada rumah KPR yang berlahan kecil, teras yang dikembangkan fungsinya bisa membantu meningkatkan kualitas privasi dari hunian. Sehingga aktivitas privat penghuni di dalam bisa dipisahkan dari aktivitas publik.

Ini karena pada kebanyakan rumah modern bertipe KPR, area utama dari hunian dipergunakan dengan menyatukan sekaligus beberapa aktivitas dalam satu ruangan. Kadang rumah dibuat dengan menyediakan sebuah area luas di tengah yang menyatukan ruang tamu, ruang keluarga atau ruang TV dan ruang makan.

Kondisi penyatuan ruangan ini kadang kurang nyaman bagi pemilik rumah. Privasi penghuni akan sangat terganggu karena tamu yang bertandang akan langsung berhubungan dengan aktivitas seluruh penghuni di dalam rumah baik ketika bersantai di area keluarga atau bahkan mungkin saat mereka menikmati makan malam mereka.

Itulah kemudian sejumlah pemilik rumah modern KPR memutuskan meluaskan ukuran teras mereka yang biasanya sangat kecil dan menambah manfaat dari teras.  Teras yang luas akan memungkinkan dialih fungsikan sebagai area ruang tamu yang semi terbuka. Sehingga tamu akan mendapatkan area lebih publik sedang area privat tidak akan terusik.

Namun tentu saja dengan memutuskan untuk menambah ukuran teras, maka akan ada konsekuensi yang harus dihadapi, yakni menyempitnya area terbuka dari hunian. Kadang demi menambah area teras depan, maka fasad rumah sisi depan akan dihabiskan untuk bangunan bahkan mungkin tanpa menyisakan sedikitpun area terbuka.

Kondisi-kondisi inilah yang perlu Anda siasati. Dan beberapa ide dalam mendapatkan desain teras rumah depan yang dikembangkan dari rumah KPR semacam ini adalah sebagai berikut.

  1. Teras yang menyambung dari bentukan teras asli
    Kebanyakan orang akan memilih untuk memanfaatkan desain asli teras yang sudah ada dengan hanya menambahkan bangunan teras menyambung dari fasad lama. Untuk konsep semacam ini, Anda perlu cukup cermat untuk menyesuaikan bentukan teras, kontur tanah, hingga desai n atap dari teras.
    Di satu sisi teras semacam ini cenderung lebih mudah dibuat dan juga murah meriah, namun bisa pula memberi efek samping, seperti atap yang menjadi terlalu landai atau teras yang tidak sesuai dengan kontur tanah.
    Desain yang terbentuk akan relatif sederhana dan kadang bagi Anda yang ingin memiliki hunian yang tetap trendy, ide ini jadi kurang sesuai. Karena rumah yang trendi tentu saja membutuhkan detail desain yang lebih unik dan terkesan modern.
  2. Teras semi taman
    Teras yang diluaskan memang mau tidak mau akan memakan lahan pekarangan bahkan mungkin menghabiskan lahan taman sama sekali. Dan demi menyiasati permasalahan ini beberapa teras depan dibangun dengan konsep teras semi taman.
    Idenya adalah menyatukan konsep taman dengan teras, sehingga Anda akan menemukan teras dengan tepian dinding berbentuk taman vertikal, juga sisi pembatas taman menjadi pot-pot untuk tanaman perdu yang beraneka warna.
    Beberapa konsep desain teras rumah depan dengan konsep semacam ini akan dibangun dengan sentuhan material alami seperti batuan alam, sentuhan material dari kayu dan bambu atau bukan mustahil sebuah area kolam kecil buatan yang ditata alami.
  3. Teras semi tertutup
    Beberapa orang lebih nyaman dengan tipe teras depan yang semi tertutup. Bagaimanapun kadang mereka membutuhkan area yang lebih formal untuk menerima tamu dan dengan segala pertimbangan teras terbuka dirasa kurang formal untuk aktivitas menerima tamu, sehingga akhirnya dipilihlah desain teras rumah depan yang semi tertutup.
    Teras dengan desain semacam ini akan menutup sebagian sisi dinding teras dengan dinding masif. Sedang sisanya akan terbuka atau setidaknya dibatasi dari area terbuka dengan jendela dan pintu kaca berukuran besar.
    Teras macam ini memang akan membantu Anda mendapatkan ruangan teras yang lebih formal, tetapi juga kadang membuat kesan rumah lebih sumpek karena akses sisi tengah rumah dengan area terbuka akan terbatas.
  4. Teras konsep bergola
    Secara umum teras dengan konsep ini akan memberi kesan lebih terbuka. Teras dibangun terpisah dari rumah utama seakan berada di tengah area taman depan rumah dengan berlantai rumput atau batuan alam yang ditata selayaknya taman. Kursi ditata dengan konsep penataan kursi taman kadang beratap tanaman rambat atau mungkin atap kayu berkisi dengan bahan fiberglass atau kaca untuk melindungi diri dari hujan.
    Kadang demi mendapatkan nuansa lebih alami Anda bisa ganti konsep bergola dengan konsep bale-bale ditengah taman. Ide lain yang belakangan ini cukup banyak digunakan adalah dengan mengganti kursi teras dengan semacam ayunan sehingga menghadirkan nuansa lebih santai di area teras depan.

Itulah beberapa ide desain teras rumah depan yang dikembangkan dari rumah dengan konsep KPR. Pengembangan yang tepat dari rumah bertipe KPR akan membantu Anda medapatkan privasi yang nyaman untuk penghuni sekaligus mendapatkan area teras yang nyaman dan asri meski dengan segala keterbatasan ruang dan lahan yang ada.