Desain Rumah Minimalis Modern 1 Lantai Berkonsep Eco

Wednesday, November 16th 2016. | Rumah Minimalis

rumah minimalis modern 1 lantai gambarMungkinkah menghadirkan hunian berlantai satu namun tetap mampu mengangkat konsep Eco friendly? Ternyata ide eco friendly justru lebih efektif ketika Anda sematkan pada hunian rumah minimalis modern 1 lantai. Bagaimana mewujudkannya? Informasi kali ini diperuntukan untuk membantu Anda menjawab penasaran Anda akan konsep eco friendly pada rumah minimalis modern 1 lantai.

Sebelum kita menjawab lebih lanjut pertanyaan Anda, mari kita pahami dulu apa sebenarnya konsep eco friendly. Konsep ini mengarah pada tujuan mulya membangun hunian yang ramah lingkungan dan membantu menjaga serta meningkatkan kesehatan dan kelestarian lingkungan.

Dan demi mewujudkan konsep ini, Anda harus membangun hunian yang memaksimalkan pemanfaatan teknologi ramah lingkungan menggunakan sistem daur ulang energi dan produk serta membangun lingkungan sehat di area hunian. Dan seperti apa lebih jelasnya konsep eco friendly dalam desain rumah minimalis modern 1 lantai, berikut informasinya.

  1. Menggunakan jendela berukuran besar
    Pencahayaan dengan lampu selalu berarti memakan energi besar dan karenanya penting untuk berupaya menekan penggunaan energi untuk pencahayaan dengan memaksimalkan asupan cahaya alami dalam interior hunian.
    Tak sulit mewujudkannya, karena yang Anda perlukan adalah sebuah jendela besar dengan ruang sirkulasi udara yang luas. Jendela besar memungkinkan ruang dalam hunian terpapar cahaya matahari sepanjang siang dan membantu bagian dalam rumah tetap terang tanpa lampu di siang hari.
    Di sisi lain aliran udara yang lancar membantu mengurangi penggunaan AC . Selain tentu saja udara dari luar cenderung lebih kaya oksigen dan lebih sehat dari pada udara dalam ruangan yang hanya sekedar berputar.
  2. Gunakan langit-langit tinggi
    Rumah dengan langit-langit tinggi memberi ruang sangat luas untuk pergantian udara dan perputaran udara sehingga efektif menjaga kualitas udara dan suhu dalam rumah terasa lebih dingin.
    Anda bisa memilih untuk meninggikan struktur dari atap hunian dan membiarkan langit-langit berada pada titik yang lebih tinggi dari biasanya. Ide ini tak lantas membuat Anda melekatkan langit-langit rumah tepat di bawah atap karena pada daerah dengan pancaran panas yang panjang, justru ide ini bisa menambah suhu ruangan atau membuat ruangan terasa lebih gerah.
  3. Bangun hunian dengan konsep koneksi antar ruang
    Rumah dengan konsep koneksi memiliki kualitas udara yang lebih sehat dan nyaman dibandingkan rumah dengan konsep bersekat dan solitair. Ini karena ada cukup banyak area terbuka dan area pertemuan yang memberi cukup ruang untuk sirkulasi udara, pertukaran dan penyegaran.
    Anda bisa membangun rumah dengan sebuah hall besar berjendela besar, dimana aktivitas utama keluarga berpusat. Disana Anda menemukan sekaligus ruang keluarga, ruang makan dan dapur.
    Konsep serba terkoneksi dalam ruang berukuran besar akan membantu Anda mendapatkan udara yang lebih lapang dan sirkulasi yang lebih sempurna. Selain itu, berkat jendela besar pada hall, maka Anda juga bisa menghemat energi untuk sumber pencahayaan untuk setidaknya 3 ruangan.
  4. Gunakan bahan daur ulang
    Ide lain yang demikian akrab dengan konsep eco friendly untuk rumah minimalis modern 1 lantai adalah dengan menggunakan beberapa materi daur ulang. Anda bisa memanfaatkan kayu daur ulang, materi logam daur ulang bahkan kaca daur ulang.
    Tak mudah mengumpulkan bahan materi daur ulang yang siap Anda gunakan untuk hunian. Anda perlu berburu untuk menemukan kayu bekas peti kemas, kayu kuno sisa struktur bangunan tua, wadah kotak bekas kemasan buah, railing besi lama, kotak metal bekas peti kemas, hingga lantai porselain bekas.
    Bahkan di dunia arsitektur modern sudah dikenal konsep hunian yang terbuat dari kotak metal baja bekas peti kemas atau hunian kayu yang terbuat sepenuhnya dari kayu sisa bangunan tua.
  5. Optimalkan area hijau
    tak sempurna sebuah rumah dengan konsep eco friendly tanpa menyediakan area hijau memadai untuk hunian. Anda harus menyediakan sebuah taman untuk menyediakan suplai oksigen bagi rumah.
    Bila Anda hanya memiliki ruang terbuka terbatas, pastikan konsep area hijau ini tak terlalu rimbun sampai menghalangi jalan cahaya menuju area dalam rumah. Gunakan tanaman pendek yang asri dengan beberapa tanaman semi tinggi yang terkesan minimalis untuk mencegah area hijau menjadi terlalu rimbun dan kehilangan aspek estetisnya. Akali dengan menambahkan taman vertikal untuk menguatkan nuansa area hijau.
  6. Prinsip daur ulang energi
    Anda juga bisa menerapkan prinsip daur ulang energi dengan memasang plat tenaga surya di rumah Anda. Ini membantu Anda menghasilkan energi dengan cara sehat dan aman untuk kelestarian lingkungan.
    Jangan lupa dengan konsep daur ulang sampah. Anda bisa mulai dengan menyediakan ruang khusus pengolahan sampah organik. Bahkan di luar negeri, konsep ini sudah berkembang lebih jauh menjadi sumber bahan bakar gas bagi rumah.

Menarik bukan bagaimana sebuah rumah minimalis modern 1 lantai bisa dibangun dengan konsep hunian eco friendly. Bagaimana dengan Anda, apakah tertarik mengadopsi konsep eco friendly untuk hunian Anda?

tags: , , , ,