5 Hal Penting Membuat Kolam Ikan Minimalis Depan Rumah

Friday, February 3rd 2017. | Kolam Ikan minimalis, Rumah Minimalis

Menghadirkan taman yang cantik di sisi depan rumah dengan desain modern adalah kiat tepat untuk membuat hunian Anda tampil lebih memikat. Bukan hanya untuk orang luar yang memandang, tetapi juga untuk Anda yang menghuninya. Dan salah satu yang biasa dihadirkan dalam taman cantik di sisi depan rumah adalah dengan menambahkan sebuah kolam ikan minimalis depan rumah Anda.

Penambahkan kolam ikan kecil akan menghadirkan nuansa asri sekaligus segar dalam keseluruhan fasad eksterior rumah Anda. Kehadirkan kolam bahkan bisa memberi pengaruh positif terhadap kenyamana hunian secara keseluruhan. Gemericik air disertai cantiknya gerakan lincah ikan-ikan yang berenang dalam kolam cantik yangg tertata alami akan selalu menjadi daya pikat tersendiri untuk eksterior hunian.

Tapi tentu saja menghadirkan sebuah kolam ikan minimalis depan rumah bukan sekedar urusan sederhana. Pastikan Anda sudah memahami apa saja yang perlu menjadi pertimbangan Anda ketika Anda mulai membangun kolam ikan di area sekitar fasad depan rumah. Apa sajakah pertimbangan-pertimbangan penting tersebut?

  1. Lokasi kolam
    Penting untuk Anda pahami, bahwa keberadaan kolam di sisi depan rumah sebenarnya lebih banyak ditujukan supaya bisa dinikmati oleh mereka yang berada di area teras. Akan sangat menyenangkan bukan duduk santai di area teras sembari menikmati panorama cantik kolam ikan minimalis di area taman depan rumah Anda.
    Jadi lebih baik pastikan lokasinya mudah diakses dan terlihat dari area teras. Bahkan bila memungkinkan lokasinya bisa bersinggungan langsung dengan teras rumah. Sehingga Anda bisa leluasa menikmati kolam ikan ini dari teras.
    Selain itu pastikan Anda tidak meletakan kolam ikan pada lokasi yang paling rendah dari area taman depan rumah Anda. Karena ketika lokasi kolam terlalu rendah dari permukaan tanah, maka air hujan bisa saja turun ke dalam kolam. Air ini cenderung kotor sehingga membuat air kolam mudah keruh juga memudahkan terbentuknya vegetasi yang tidak diinginkan seperti lumut dalam kolam.
  2. Ukuran taman depan rumah
    Pastikan dulu di awal, bagaimana ukuran lahan depan rumah Anda. Sesuaikan ukuran dan desain kolam dengan ukuran sisi taman depan rumah ini. Kadang kolam perlu untuk dibangun kecil bila memang ukuran yang terlalu besar akan tampak berlebihan pada keseluruhan fasad taman depan.
    Selain berkaitan dengan ukuran, ukuran taman juga akan berkaitan dengan desain dari kolam. Pada taman berukuran kecil, sebaiknya hindari kolam ikan dengan desain rumit, bentuk yang terlalu penuh detil atau area dinding artistik yang terlalu dominan. Kadang sebuah kolam pada pot tanah liat atau batu saja sudah cukup apik untuk sebuah taman berukuran kecil.
  3. Bentuk dan tata kolam
    Kolam minimalis biasanya mengedepankan desain yang sederhana dan terkesan elegan. Bentuk kolam biasanya sederhana dengan fasad yang tidak berlebihan. Kesederhanaan adalah prinsip dasar dalam membangun kolam ikan ini.
    Tentu saja tanpa melupakan pentingnya menyelaraskan tatanan kolam, taman dan desain keseluruhan hunian. Pastikan pula kolam ikan Anda ini tetap tampak dan mencuri perhatian bahkan untuk mereka yang datang bertandang ke rumah Anda.
    Hanya saja, menjadi sederhana kadang juga membuat konsep kolam jadi tidak terlihat. Kolam terkesan terlalu simpel sehingga tidak bisa muncul dan memikat. Karenanya penting untuk memastikan desain kolam yang akan Anda bangun tetap memiliki prinsip minimalis namun terkesan mencuri perhatian.
    Bila kolam yang Anda bangun sudah berbentuk kaku, seperti kotak yang kompak, coba tambahkan lampu atau tatanan batua berundak untuk memberi efek pencuri perhatian. Atau bila memungkinan gunakan materi unik seperti pot keramik, atau permainan mozaik keramik yang unik pada dinding kolam. Bisa pula penggunaan materi kaca pada dinding kolam dengan tatanan batuan warna warni alami di sisi dalam kolam bisa menjadi ide lain.
  4. Aliran air
    Aliran air adalah bagian penting dari sebuah kolam ikan. Sebuah kolam ikan membutuhkan sistem sirkulasi air untuk menjaga air tetap mendapatkan suplai oksigen untuk ikan yang hidup didalamnya. Juga untuk mencegah terbentuknya endapan kotoran dan pembentukan vegetasi lumut dalam kolam. Beberapa ikan hias sendiri juga hanya akan nyaman bila hidup dalam air berarus .
    Karenanya dalam membangun sebuah kolam pertimbangkan bagaimana sistem sirkulasi air akan Anda bangun. Pastikan ada area yang cukup untuk Anda jadikan area sirkulasi air. Pastikan area kolam juga mudah mendapatkan akses listrik mengingat diperlukan bantuan tenaga listrik untuk mendorong sirkulasi air berjalan.
    Pastikan pula Anda membangun sistem sirkulasi air yang mudah untuk dibuka dan tutup. Anda akan membutuhkannya untuk memudahkan Anda melakukan pengecekan pada sistem sirkulasi dan untuk pembersihan.
  5. Tata Vegetasi
    Sebuah taman jelas tidak bisa dipisahkan dari masalah vegetasi atau tanaman. Sekalipun bila di taman tersebut Anda tambahkan sebuah kolam ikan. Pada kolam ikan minimalis depan rumah, Anda memerlukan penataan tanaman yang selaras dengan konsep minimalis.
    Tata tanaman yang memiliki bentuk simpel, tidak berukuran terlalu besar dengan bentuk yang terlalu rumit. Kadang pilihan bisa jatuh pada jenis tanaman perdu, bambu air, tanaman sejenis paku dan jenis-jenis serupa. Tata dalam konsep dinamis seakan berundak. Atau dengan memadukannya bersama sebuah taman vertikal yang simpel.

Itulah beberapa panduan dan pertimbangan penting dalam penataan sebuah kolam ikan minimalis depan rumah yang memikat untuk hunian minimalis  Anda.  Apakah kini Anda lebih siap untuk membangun kolam ikan minimalis depan rumah Anda?

(sumber gambar : radioritas.com)